"... alyawma akmaltu lakum deenakum waatmamtu AAalaykum niAAmatee waradeetu lakumu al-islama deenan..." Bagi kaum Muslim, mengagumi Al-Qur'an barangkali menjadi hal yang biasa. Apalagi dengan penemuan-penemuan terakhir dari para ilmuwan yang kian mengokohkan kebenaran Al-Qur'an. Di antaranya, bulan yang pernah terbelah, adanya sungai bawah laut hingga penemuan jejak arkeologi kaum-kaum terdahulu. Memang semua tidak disebutkan, karena Al-Qur'an menerangkan hanya sebagian dari kisah kaum terdahulu yang akan ditampakkan bekas-bekasnya. “Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah.” (QS. Huud, 11: 100) Ternyata, bukan hanya kaum Muslimin dan ilmuwan berakal saja yang mengagumi Al-Qur'an, sebagai kitab yang tetap terjaga keshahihannya. Bahkan sejak dulu kaum Yahudi juga mengagumi Al-Qur'...
Just ordinary blog in the crazy world!

Komentar
Posting Komentar